Polda Metro Jaya Tak Tolerir Petasan dan Balap Liar

Polda Metro Jaya Tak Tolerir Petasan dan Balap Liar

- detikNews
Senin, 01 Agu 2011 17:52 WIB
Jakarta - Bulan ramadan dan hari raya Idul Fitri di DKI Jakarta beberapa tahun terakhir tidak lagi identik dengan letusan mercon. Larangan membuat, menjual dan membunyikan mercon masih diberlakukan, kepada para pelanggarnya akan ditindak tegas.

"Mercon dilarang karena sifatnya ada yang bisa mengakibatkan luka berat, dan juga cacat," ujar Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Untung S Radjab, di Mapolda Metro Jaya, Jl Sudirman, Jakarta Selatan, Senin (1/8/2011).

Untung mewanti masyarakat yang saat ini masih saja gemar membeli petasan, untuk sebaiknya tidak lagi membeli bahan peledak tersebut. Sabaiknya uang pembelian petasan digunakan untuk membantu sesama dalam bulan Ramadan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari segi keamanan, sosial ekonomi, mercon sangat tidak menguntungkan," kata Untung.

Menurut mantan Kapolda Jawa Timur ini, pihaknya telah menelusuri pabrik-pabrik pembuatan petasan yang ada disekitar wilayah DKI Jakarta. Operasi serupa juga ditujukan untuk mencegah aksi balap liar di jalan-jalan raya.

"Yang jelas kita sudah punya datanya, tapi ga mungkin kita ungkap karena takut pelakunya kabur. Kami meminta maaf jika nanti ada warga yang anggota keluarganya yang tidak bisa berlebaran bersama karena masalah mercon dan balapan liar," wanti Untung.

(fiq/lh)


Berita Terkait