Kepala Densus 88 Brigjen Tito Karnavian menjelaskan, generasi pertama adalah mereka yang mengikuti pelatihan di Afghanistan. Generasi kedua tidak pernah ikut latihan militer di negara itu, melainkan di Mindanao, Filipina.
"Generasi ketiga yaitu yang tidak pernah ikut latihan di Afghanistan dan tidak dilatih di Mindanao tapi dia lebih banyak belajar sendiri melalui internet dan buku-buku," kata Tito saat jumpa pers di Kantor Lemhanas, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ekspansi jaring yang makin meluas dari para teroris pun belum bisa diatasi. Meluasnya jaringan teroris ini terlihat dari adanya bom buku serta dugaan aksi terorisme di Pondok Umar Bin Khattab di Bima, Nusa Tenggara Barat.
"Ya oleh karena itu salah satu jalan keluarnya yaitu dengan dilakukanya seminar besok. Kita keroyok rame-rame. Semua potensi harus dikerahkan untuk memberantas terorisme," kata Tito menyebut rangkaian seminar tentang terorisme di Lemhanas, Selasa (2/8), besok.
(irw/nrl)











































