"Ada dua item dari satu perangkat yang belum terdistribusi ke sebagian besar kabupaten/kota di Indonesia," kata juru bicara Kemdagri, Reydonnyzar Moenek, kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/8/2011).
Dua alat yang belum terdistribusi tersebut adalah bio matric(perekam sidik jari) dan eye risk (perekam retina mata). Meski demikian, Reydonnyzar menyatakan pelayanan e-KTP bisa efektif dalam dua hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Selain itu perbedaan geografis antara Indonesia dengan AS juga menjadi faktornya. Tapi kita optimis pelayanan eKTP berjalan efektif pada 197 kabupaten/kota hingga akhir November mendatang," tandasnya.
Di Jakarta, 267 kelurahan dijanjikan akan mendapat 707 perangkat komputer. 707 komputer ini nantikan akan mendata ulang 7,3 juta wajib KTP di Jakarta.
Akibat perangkat yang belum lengkap, konsorsium bersama Kemendagri dan Pemprov DKI menyiapkan 10 kelurahan untuk operasi eKTP. 10 kelurahan tersebut adalah Keluarahan Kemanggisan dan Tomang di Jakarta Barat. Lalu Kelurahan Kebon Sirih dan Menteng di Jakarta Pusat.
Kemudian Kelurahan Cikoko dan Mampang di Jakarta Selatan, Keluarahan Cipinang Cempedak di Jakarta Timur dan Kelurahan Rawa Selatan dan Semper Utara di Jakarta Utara.
(nal/nal)











































