"Marzuki Alie lugu dalam soal hukum. Keluguan Marzuki dalam membicarakan soal hukum ini lah yang sering menimbulkan kontroversi. Ditambah lagi kengototannya mempertahankan pendapatnya meskipun dinilai orang sudah keliru,"keluh anggota Komisi III DPR dari Gerindra, Martin Hutabarat kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/8/2011).
Martin mengaku heran dengan Marzuki Alie yang tak bisa melempar isu pro rakyat. Padahal Marzuki termasuk anggota DPR dengan banyak memiliki staf ahli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia berharap Marzuki tak terus melempar isu kontroversial. Dan lebih pro rakyat demi citra DPR.
"Kita berharap ke depan Marzuki sebagai Ketua DPR dapat lebih fokus memikirkan dan berbicara mengenai usaha-usaha memperbaiki citra DPR yang dipimpinnya yang semakin lama semakin terpuruk dan tidak kredibel di mata masyarakat,"tandasnya.
Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie mengaku kecewa terhadap KPK yang tengah dihembus pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh pimpinan KPK dengan menemui pihak yang berperkara. Kalau hal tersebut terbukti adanya, ia mendorong agar KPK dihilangkan.
Selain itu, Marzuki Alie mengusulkan agar koruptor dimaafkan. Setelah itu mereka diminta mengembalikan uang ke negara. Namun kalau koruptor mengulangi perbuatannya, mereka dihukum mati. Pernyataan ini pun kontan menuai reaksi dari sejumlah kalangan termasuk dari para kader Demokrat.
(van/her)











































