"Yang bentrok sebelumnya bertambah 1 orang, jadi ada 18. 18 orang meninggal dan 2 luka," ujar Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Wachyono saat dihubungi detikcom, Senin (1/8/2011).
Wachyono mengatakan, pihaknya belum menetapkan tersangka kerusuhan tersebut karena kondisi daerah yang sulit untuk dijangkau. Namun Polda Papua sudah mengirim tim Brimob menuju lokasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tim dari Mabes Polri juga berencana akan mengirimkan anggotanya untuk memback-up penyidikan mengenai kasus kerusuhan ini dan pengamanan pemilukada di daerah tersebut.
"Ya Brimob itu juga untuk menjaga ketertiban masyarakat sana. Nanti kami pantau terus. Dari Mabes juga ada back-up. Pendekatan tokoh-tokoh juga nanti ada," jelasnya.
(gus/fay)










































