"Laporkan aja , memangnya dilarang? Cuma substansinya aneh dunia ini. Masa demokrasi dilarang bicara? Mereka mau laporkan ke BK 100 kali ya nggak apa-apa. Emang gue takut?" ujar Marzuki.
Hal ini disampaikan Marzuki dalam konferensi pers di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (1/8/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jangan kaget kalau kontroversial ini akan berlanjut sampai 2014. Jadi ini meneriakkan bagi bangsa, kenapa takut kalau bagi bangsa. Saya hanya takut sama Tuhan," tantangnya.
Setelah 2014, ia berpikir untuk cooling down. Mencari peluang kerja baru yang lebih cocok buatnya.
"Saya merasa jadi politisi kurang tepat. Mungkin 2014 cuti pulang kampung saja jadi guru," tandasnya.
Sebelumnya, Marzuki mengaku kecewa terhadap KPK yang tengah dihembus pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh pimpinan KPK dengan menemui pihak yang berperkara. Kalau hal tersebut terbukti adanya, ia mendorong agar KPK dihilangkan.
Selain itu, Marzuki mengusulkan agar koruptor dimaafkan. Setelah itu mereka diminta mengembalikan uang ke negara. Namun, kalau koruptor mengulangi perbuatannya, mereka dihukum mati.
(van/irw)










































