"Belum, tim kita masih bekerja. Masih kita tunggu juga kabarnya," kata Kadivhumas Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam saat dihubungi, Senin (1/8/2011).
Anton mengatakan, pihaknya tidak punya target waktu untuk menangkap mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu. Ia memastikan tim penjemput akan terus melakukan koordinasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi sudah ditangkap negara tertentu? "Saya belum bisa katakan," imbuh mantan Kapolda Jatim ini.
Sebelumnya, Kabareskrim Polri Irjen Pol Sutarman juga mengaku sudah mengetahui posisi Nazaruddin. Namun, Polri belum bisa menciduk mantan orang penting PD ini.
"Sudah kita lokalisir. Keberadaannya kita sudah tahu," ujarnya.
Sutarman juga mengatakan, ada tiga penyidik yang sudah memantau Nazaruddin di tempat persembunyian. Sayangnya, penangkapan tidak bisa langsung dilakukan karena Nazaruddin memakai identitas palsu.
Kapolri Jenderal Timur Pradopo berkali-kali menegaskan kalau operasi penjemputan Nazaruddin adalah rahasia. Dia berjanji akan menyampaikan ke publik secepatnya setelah tersangka kasus suap wisma atlet SEA Games itu tertangkap.
(ape/irw)











































