KPU Larang Capres Wakilkan Timnya Saat Debat

KPU Larang Capres Wakilkan Timnya Saat Debat

- detikNews
Senin, 28 Jun 2004 17:23 WIB
Jakarta - Hingga kini 5 pasangan capres dan cawapres menyatakan bersedia untuk mengikuti debat yang digelar Komisi Pemilihan Umum (KPU). Anggota KPU Hamid Awaluddin menegaskan pasangan calon yang tidak hadir tidak dapat diganti dengan tim kampanye. "Sampai sekarang semua menyatakan siap datang. Kalau ada yang tidak datang kursinya tetap ada dan kita umumkan yang bersangkutan tidak datang," ujar Hamidkepada wartawan di Media Center, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Senin (28/6/2004).Dikatakan Hamid, acara KPU itu berbeda dengan acara serupa yang dibuat sejumlah stasiun televisi. "Ada pertanyaan dari penelis kepada pasangan calon kemudian moderator minta tanggapan kepada pasangan calon lain atas jawaban pasangan itu," katanya. Apakah tidak akan saling menjatuhkan? "Tidak akan saling menjatuhkan. Ini hanya counter saja," tambahnya. Hamid mengungkapkan, debat capres KPU untuk menggali lebih dalam visi, misi dan program pasangan calon. Metodenya adalah sejumlah agenda diberikan kepada para penalis dan mereka yang akan mengolah. "Intinya agar capres dan cawapres mengetahui persoalan bangsanya," jelasnya.Pertanyaan panelis, lanjut Hamid, ditujukan kepada pasangan capres-cawapres. Namun, pasangan capres-cawapres dapat menentukan siapa yang akan menjawab. "Terserah yang bersangkutan saling mengatur. Yang diundang kan berpasangan, tapi kita harapkan yang menjawab capres," katanya. KPU akan menyelenggarakan debat capres di Hotel Borobudur, 30 Juni dan 1 Juli 2004. Dua pasang calon yang dijadwalkan pada hari pertama adalah Amien Rais-Siswono Yudo Husodo dan Megawati-Hasyim Muzadi. Sementara, pasangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla, Wiranto-Salahudin Wahid (Gus Solah) dan Hamzah Haz-Agum Gumelar akan 'bertemu' pada hari kedua. (asy/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads