Gus Dur Bersikukuh Menilai Kalla Terlibat Korupsi

Gus Dur Bersikukuh Menilai Kalla Terlibat Korupsi

- detikNews
Senin, 28 Jun 2004 17:17 WIB
Semarang - Ketua Dewan Syuro DPP PKB Abdurrahman Wahid alias Gus Dur tetap ngotot Jusuf Kalla terlibat korupsi. Tapi, dia menolak untuk memprosesnya secara hukum, karena hal itu bukan tugasnya."Kewajiban saya cuma menyampaikan, bukan melaporkan. Sekarang dilihat saja, bagaimana omongan Jusuf Kalla. Terserah bagaimana masyarakat menilai," kata Gus Dur seusai memberi tausiah kepada warga PKB se-Jateng di Kantor DPW PKB Jateng, Jl. Walisongo, Semarang, Senin (28/06/2004).Mantan presiden RI ini menambahkan, bukti-bukti berupa foto kopian lengkap dengan segala kuitansi yang jumlahnya 350 lembar itu saat ini ada di tangan Akbar Tandjung. Gus Dur sendiri tidak tahu demi tujuan apa Kalla melakukan korupsi.Ketika ditanya kenapa baru sekarang hal itu diekspos, Gus Dur membantahnya. "Nggak. Saya dari dulu sudah bilang kok. Sampeyan-sampeyan itu yang tidak mau mendengar," lanjut Gus Dur.Terhadap tudingan Gus Dur ini, Kalla menilai apa yang ditudingkan Gus Dur itu hanya lucu-lucuan. Kalla juga menilai bukti korupsi dirinya yang disampaikan Gus Dur kepada Akbar Tandjung itu hanyalah sampah.Coblos Wiranto-Wahid Dalam pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidz DPP PKB Alwi Shihab, Sekjen DPP PKB Muihaimin Iskandar, Arifin Djunaedi, KH. Muhamiminan Gunardo, KH Abdurahman Chudhori, dan segenap pengurus DPW PKB Jateng, Gus Dur kembali menyerukan kepada warga PKB agar memilih Wiranto - Wahid."Wiranto orang yang bisa diharapkan menciptakan demokratisasi bangsa. Sedangkan Salahudin Wahid itu orangnya jujur. Kalau Hasyim itu orangnya tidak bersih. Tapi saya nggak perlu buka semuanya. Wong sama-sama Islam, sama-sama NU-nya," kata Gus Dur.Ketika ditanya apa seruan itu dengan sendirinya menyatakan dukungannya kepada Wiranto - Wahid, Gus Dur dengan tegas membantahnya. "Saya dari dulu nggak mendukung siapa-siapa. Terserah orang lain mengartikan apa terhadap pernyataan saya. Saya nggak ada urusan," terangnya.Pertemuan itu diikuti sekitar 300-an pengurus DPC dan DPAC PKB Se-Jateng. Gus Solah yang juga hadir malah meninggalkan acara begitu Gus Dur datang dan berbicara pada peserta. Sehingga adik - kakak itu pun tak banyak berkomunikasi. (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads