Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah V Garut, Teguh Setiawan menyatakan, hingga pagi ini api yang membakar kawasan Legok Jambu, masih menyala namun mulai berangsur padam.
"Kami masih berada di lokasi kebakaran, api mulai mengecil setelah kami melakukan pencegahan dengan memotong jalur rambat api " ujarnya, Senin (1/8/2011), saat dihubungi wartawan.
Penyebab kebakaran hutan sendiri hingga saat masih dalam penyelidikan, termasuk luas kawasan hutan Legok Jambu di lereng gunung Guntur yang terbakar.
"Kami belum menghitung kerugian dan luas kawasan yang terbakar, namun sebagaian tanaman yang terbakar hanya ilalang saja ", pungkas Teguh.
Sebagian besar warga dikawasan perkotaan Kabupaten Garut dapat secara jelas menyaksikan api yang membakar kawasan hutan lereng gunung Guntur. "Bentuknya agak melingkar " ungkap, Ahmad (31), warga Kampung Lampegan, Kecamatan Garut Kota, kepada wartawan.
(mad/mad)











































