Seperti di wilayah pemerintahan kota Jakarta Selatan, hingga tadi pagi baru kelurahan Cikoko yang memiliki perangkat lengkap eKTP. Sedang 64 kelurahannya baru menerima beberapa item dari 6 item untuk tiap perangkat.
"Jadi misalnya ada yang monitornya saja, ada yang PC-nya saja," kata Kepala Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Jakarta Selatan, Warisih, saat dihubungi detikcom, Minggu (31/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sesuai dari informasi Kemendagri, bahwa memang belum diperkenakan mengedarkan undangan, karena alat lengkap," katanya.
Untuk Jakarta Selatan, sedikitnya ada 1,5 juta wajib eKTP. Warisih berharap perangkat segera datang sehingga proses pendataan sesuai waktu yang direncanakan sebelumnya.
Kondisi yang sama juga terjadi di Jakarta Barat. Menurut Kasudin Dukcapil Jakarta Barat, Ahmad Fauzi, perangkat eKTP di 56 kelurahan belum terdistibusi lengkap.
"Ada yang dua item, ada yang tiga item, belum lengkap," kata Fauzi saat dihubungi detikcom.
Parahnya lagi, di Jakarta Barat belum ada satu kelurahan yang memiliki perangkat lengkap. Padahal menurut Fauzi, pihaknya sudah sangat siap.
"Janji dari Kemendagri sore ini, semoga saja," harapnya.
Untuk ketersediaan jaringan, dari 56 kelurahan 26-nya sudah terpasang. Sisanya, diharapkan juga tuntas hari ini.
"Inikan berkembang terus ya jumlahnya, semoga selesai hari ini. Karena informasi dari Kemendagri katanya mereka all out hari ini," terang Fauzi.
Jakarta Barat sendiri memiliki 1,6 juta penduduk wajib KTP. Karena perangkat yang belum lengkap, akhirnya undangan untuk warga juga belum diedarkan.
"Kita kan nggak berani juga edarkan kalau belum siap perangkatnya. Kalau semua sudah siap, pasti kita kirim," tegasnya.
Sementara itu, Kemendagri mengaku telah mendistribusikan semua perangkat. Kalau pun terjadi keterlambatan, itu karena jarak dan transportasi pengiriman.
"Semua sudah jalan (terdistribusikan), tidak hanya di Jakarta tapi hampir di seluruh Indonesia. Saya yakin target 2012 tercapai, saya optimis," klaim Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri , Raydonnyzar Moenek, saat dihubungi di Jakarta, Jumat (29/7) lalu.
Jakarta memiliki 267 kelurahan. Kemendagri berjanji mendistribusikan 707 komputer untuk proses pendataan tersebut. Tiap kelurahan akan mendapatkan 2 perangkat.
(lia/gun)











































