Jelang Ramadan, Ratusan Peziarah Penuhi TPU Menteng Pulo

Jelang Ramadan, Ratusan Peziarah Penuhi TPU Menteng Pulo

- detikNews
Minggu, 31 Jul 2011 10:59 WIB
Jelang Ramadan, Ratusan Peziarah Penuhi TPU Menteng Pulo
Jakarta - Berziarah ke makam orang-orang yang disayangi sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan seolah menjadi hal yang tidak terpisahkan dari masyarakat Indonesia. Biasanya, menyambangi makam keluarga untuk mendoakan sekaligus membersihkan makam.

Seperti yang terlihat di Taman Pemakaman Umum (TPU) Menteng Pulo, Casablanca, Minggu (31/7/2011) pagi. Ratusan peziarah datang beramai-ramai untuk sekadar melihat makam orang-orang yang telah mendahului mereka.

Di atas batu nisan makam itu, mereka yang datang tampak khusuk membacakan ayat-ayat Al-Qur'an. Bahkan sesekali ada yang terlihat menyeka air matanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Melihat makam orang tua yang baru wafat bulan lalu," ujar Indah (28), salah seorang warga yang berziarah ke makam keluarganya.

Tidak hanya peziarah, TPU ini juga ramai oleh pedagang bunga taburan dan air mawar. Meski TPU ini sudah disambangi ratusan peziarah, tampak dagangan mereka masih cukup banyak tersisa.

"Sejak tahun 2006 ke sini (sampai tahun 2011) peziarah yang datang menurun," ujar Sumiati, seorang pedagang kembang musiman.

Menurut cerita Sumiati, TPU ini sudah mulai ramai peziarah sejak Jumat (29/7) lalu. Peziarah berdatangan sejak pagi hingga sore hari.

"Alhamdulillah pendapat juga bertambah sejak tiga hari ini. Lebih dari modal belanja," sambung Sumiati yang telah berjualan di makan ini sejak tahun 1998.

Menurunnya tingkat peziarah di TPU ini juga diakui pembersih makam Ruslan.

"Memang agak kurang ya," kata Ruslan saat ditemui di tempat yang sama.

Menurut Ruslan, untuk musim Ramadan kali ini, TPU Menteng Pulo sudah ramai sejak Jumat lalu. Tak ayal, rezekinya pun bertambah dari hari-hari biasanya.

"Yah lumayan lah mbak, tapi saya nggak matok harga, seikhlasnya ahli waris aja," tambahnya sambil tersenyum.

Ruslan sudah menekuni pekerjaannya sejak 10 tahun lalu. Menurutnya, setiap hari makam ini pasti menerima jenazah.

"Kalau di sini, ada terus mbak yang masuk, sehari bisa sampai 4 orang. Untung lahan masih ada," imbuh warga Pondok Gede ini.

Hingga pukul 09.30 WIB peziarah masih terus berdatangan. Lalu lintas di sekitar makam agar tersendat, baik yang mengarah ke Dr Satrio, maupun ke Casablanca karena banyaknya mobil peziarah yang parkir di badan jalan.

(lia/gun)


Berita Terkait