Dapi adalah seorang balita berusia 2,9 tahun. Sayangnya di usianya itu, berat badan yang hanya dimiliki Dapi cuma 5,5 Kg. Prediksi dokter, Dapi menderita gizi buruk, kelainan jantung serta kekurangan hemoglobin (HB).
Untuk mengembalikan ke berat badan normal, saat ini Dapi tengah mendapat perawatan intensif di RSUD Fatmawati, Jakarta Selatan. Bunyi alat medis terus terdengar dari kamar yang ditempati Dapi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah mengantongi izin dari orangtuanya, detikcom diperbolehkan untuk melihat Dapi dari dekat yang ditempatkan di ruangan PICU (Pediatric Intensive Care Unit).
Saking kecilnya badan Dapi, kita bisa tidak menyangka jika di tempat tidur itu sedang terbaring seorang balita yang kondisinya sangat lemah. Terlebih lagi seluruh badan Dapi hingga rambutnya, ditutupi oleh selimut khusus bayi.
Ukuran badan Dapi memang jauh di bawah bayi normal. Telapak tangannya sangatlah kecil. Terlihat jelas ada bekas infus di tangannya yang agak sedikit mengekerut.
Apalagi kepalanya. Jika tidak berlebihan, ukuran kepala Dapi tidak jauh berbeda dengan bayi yang baru lahir. Tatapan mata Dapi yang lahir 8 Desember 2008, tampak mencoba mengikuti saat detikcom masuk ke dalam kamar. Namun tatapan mata yang menggambarkan seberapa lemas kondisinya.
Tidak ada ucapan sedikitpun yang keluar dari bibir mungil Dapi. Termasuk rengekan, tangisan bahkan senyuman.
"Sekarang dia ngomongnya jadi nggak jelas apa artinya, padahal waktu umur setahun, ia masih bisa manggil 'emak' dan 'bapak'," jelas Ibu Dapi, Ida, Sabtu (30/7/2011).
Pelan-pelan, mata Dapi kembali menutup, tanda dia ingin kembali tidur untuk istirahat.
(mok/ape)










































