India, Pakistan Akhiri Dialog dengan Catatan Positif
Senin, 28 Jun 2004 16:25 WIB
Jakarta - Rival nuklir India dan Pakistan setuju untuk memberitahukan masing-masing pihak sebelum melakukan uji coba peluru kendali (rudal) berkemampuan nuklir. Kedua negara tetangga juga akan membuka konsulat dan bekerja menyelesaikan konflik Kashmir yang berkepanjangan serta isu-isu bilateral lainnya.Demikian hasil pembicaraan kedua pihak yang berakhir hari ini setelah dimulai Minggu (27/6/2004) kemarin di New Delhi, India. Ini merupakan pertemuan formal pertama kedua negara dalam tiga tahun terakhir.Dalam pertemuan ini, Menteri Luar Negeri (Menlu) India dan Pakistan mengingatkan bahwa dialog akan membawa penyelesaian damai atas semua isu bilateral, termasuk isu Kashmir.Delegasi kedua negara telah membuat "gerakan maju" pada sejumlah langkah-langkah pembentukan kepercayaan. Demikian tutur Menlu India Shashank kepada wartawan usai pertemuan dengan kepala delegasi Pakistan, Menlu Riaz Khokhar."Pembicaraan ini positif dan hasilnya konkrit," ujarnya seperti dilansir kantor berita Associated Press, Senin (28/6/2004). Dialog yang berlangsung selama empat jam tersebut merupakan kelanjutan negosiasi Minggu kemarin yang oleh kedua pihak digambarkan sebagai "positif".Sebagai hasil pertemuan tersebut, kedua negara akan membuat perjanjian guna memberitahukan masing-masing pihak sebelum menggelar tes rudal. Demikian ungkap Juru bicara Kementerian Luar Negeri India, Navtej Sarna. Dijelaskannya, kedua negara berseteru itu juga akan membuka konsulat-konsulat baru di Karachi, Pakistan dan Bombay. India-Pakistan juga akan membebaskan semua nelayan yang ditahan di wilayah perairan masing-masing.
(ita/)











































