"Jangan lihat orangnya, tapi materi pembicaraannya," kata mantan anggota Panja RUU KPK, Firman Jaya Daeli usai menghadiri diskusi 'Polemik' yang diadakan radio Trijaya di Warung Daun, Jakarta, Sabtu (30/7/2011).
Menurutnya, tim ini harus juga bisa mengungkap latar belakang, tujuan dan maksud pertemuan Ade dan Nazaruddin. Meski belum diketahui secara detil kronologi pertemuan, Firman menyarankan seharusnya Ade bisa langsung menyudahi pembicaraan dengan Nazar saat tersangka kasus suap wisma atlet itu mulai masuk ke perkara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Firman enggan mengomentari lebih jauh persoalan ini. Ia berharap publik bisa menunggu hasil kerja tim pemeriksa.
(mok/gah)










































