"Ada beberapa petunjuk kita kumpulkan. Bukti-bukti ada bekas-bekas sidik jari dan anjing pelacak," kata Kapolres Kabupaten Bandung AKBP Sony Sanjaya saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/7/2011).
Namun, lanjut Sony, pelacakan pelaku berhasil dengan cepat tidak cuma karena sidik jari tapi dari olah TKP yang baik dari sejumlah penyidik. Sony melihat banyak ciri-ciri di TKP yang mengarah kalau pembunuh merupakan orang dekat korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sony, ciri tersebut dilihat dari tidak adanya kerusakan di pintu masuk rumah. Dari situ sudah terbaca kalau pelaku dan korban saling mengenal.
Kemudian, tidak ada bekas perlawanan di tubuh korban, pembunuhan dilakukan dengan tidak ada perkelahian, pembunuh dengan leluasa mencabut telepon rumah agar, pelaku juga masih sempat mengunci pintu garasi rumah dengan rapi.
"Kalau terburu-buru menutup pintu garasi kan tidak seperti itu. Dia menutup agar tidak mengundang perhatian orang," jelasnya.
(gus/gah)











































