Motif Pelaku Membunuh Keluarga Polisi karena Sakit Hati

Motif Pelaku Membunuh Keluarga Polisi karena Sakit Hati

- detikNews
Sabtu, 30 Jul 2011 09:38 WIB
Jakarta - Tim gabungan dari Polres Kabupaten Bandung dan Resmob Polda Metro Jaya meringkus pelaku pembunuhan satu keluarga polisi di Kabupatan Bandung, Jawa Barat. Tersangka bernama Asep Dudung Budiman (31) ditangkap di Jakarta Barat.

"Sudah berhasil ditangkap," ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP Sony Sonjaya saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/7/2011).

Sumber detikcom menyebutkan motif pembunuhan tersebut berlatar belakang dendam. Pelaku, Asep mengaku dendam kepada Haji Apo karena tidak menepati janjinya untuk memberinya sejumlah uang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Motifnya dendam, karena korban telah berjanji akan memberikan uang sebesar Rp 1,5 juta kepada pelaku bila jadi membeli mobil Karimun (sebelumnya ditulis Suzuki Estillo). Tapi janji itu tidak dipenuhi," ujar sumber detikcom di kepolisian.

Karena sakit hati, pelaku kemudian menyambangi rumah korban. Pelaku kemudian menghabisi Haji Apo, istrinya euis dan cucu mereka yang berusia 4 tahun. Haji Apo sendiri memiliki anak seorang anggota polisi yang saat ini bertugas di Kalimantan.

"Tersangka kemudian mengambil mobil korban dan menjualnya di showroom di Bandung. Selain itu tiga handphone korban juga diambil pelaku," terang sumber itu.

Tersangka Asep ditangkap sekitar pukul 02.30 WIB di sekitar Jalan Jati Raya, Cengkareng Timur, Jakarta Barat. Lalu mengapa Asep juga tega membunuh bocah berumur 4 tahun itu?

"Alasan membunuh anak kecil itu karena melihat dia saat membunuh kakek dan neneknya. Takut kalau nanti si anak itu menjadi saksi, akhir dibunuh sekalian," imbuhnya.

Satu keluarga polisi di Kabupaten Bandung tewas mengenaskan dirumahnya. Pembunuhan terhadap keluarga polisi, AKP Wawan ini juga tergolong sadis. Semua korban digorok lehernya.

"Kejadiannya tadi sore terungkap, pembunuhan diduga dilakukan 5 hari lalu, karena saat ditemukan semua korban dalam kondisi membusuk. Ditemukan oleh keluarga korban yang ingin berkunjung, tapi mencium bau busuk dari dalam rumah," ujar Kapolres Kabupaten Bandung, AKBP, Sony Sonjaya saat dihubungi detikcom, Jumat (29/7) kemarin.

Menurut Sony, pembunuhan ini terkuak saat salah seorang kerabat AKP Wawan, Agus ingin mengunjungi keluarga H Apo di kediamannya di Jalan Raya Banjaran, RT 03/03, Kampung Pengkolan, Desa Banjaran, Kecamatan Banjaran, Kabupaten Bandung. Namun Agus mendapati rumah haji Apo dalam kondisi terkunci. Tidak hanya itu rumah yang terletak di pinggir jalan itu pun mengeluarkan bau busuk.

Setelah itu Agus berusaha masuk ke dalam rumah dengan cara mendobrak pintu. Setelah berhasil masuk, Agus mendapati banyak bercak darah di ruang tamu. Agus pun kemudian masuk ke dalam salah satu kamar.

"Di kamar ada mayat Haji Apo, istrinya Euis dan mereka cucunya yang berusia 4 tahun. Cucu Haji Apo adalah anak dari Wawan yang juga anggota Brimob di Kalimantan," terang Sony.

Menurut Sony, semua kondisi mayat saat ditemukan dalam kondisi membusuk dengan luka gorokan di leher. Kejadian pun diperkirakan pada malam hari atau dini hari karena semua korban yang tewas masih mengenakan baju tidur.


(her/her)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini