Kondektur Kopaja Ber-AC adalah Perempuan Berseragam

Kondektur Kopaja Ber-AC adalah Perempuan Berseragam

- detikNews
Sabtu, 30 Jul 2011 08:32 WIB
Jakarta - Kopaja ber-AC yang rencananya akan melayani rute Ragunan-Grogol tetap akan menggunakan sitem pembayaran manual. Setiap penumpang yang naik akan diminta membeli karcis seharga Rp 2000. Karcis akan dimintai oleh seorang kondektur perempuan yang berseragam khusus.

"Nantinya akan ada kondektur perempuan dan berseragam yang bertugas memintai karcis. Yang naik akan dimintai uang karcis," ujar Kadishub DKI Jakarta, Udar Pristono, saat dihubungi detikcom, Sabtu (30/7/2011).

Untuk mencegah penumpang gelap, Kopaja tersebut akan dipasang pintu turn style. Pintu tersebut dipasang untuk menertibkan jalur naik dan turun penumpang, selain itu.
Β 
"Pintu turn style kita pasang agar penumpang tidak naik dan turun lewat sembarang pintu. Jadi yang naik bisa lewat depan, dan yang turun harus lewat belakang, dan mereka tidak bisa kabur saat ditagih uang karcis," terang pria yang akrab disapa Pristono ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia juga menerangkan, bahwa nantinya Kopaja tersebut tidak akan menaikkan atau menurunkan penumpang di sembarang tempat. Menaikan dan menurunkan penumpang hanya diperbolehkan di halte-halte saja.

"Kita ingin membangun citra Kopaja yang lebih tertib. Jadi Kopaja AC ini, akan berbeda dengan Kopaja yang kita tahu pada umumnya. Pemberhentiannya pun hanya bisa dilakukan di halte-halte," jelas Pris.

Selain halte, lanjut Pris, pihaknya akan memasang rambu-rambu pemberhentian. Rambu tersebut akan digunakan sebagai tempat menunggu bis dan pemberhentian bus.

"Rambu tersebut sebagai ganti fungsi halte, jika di daerah tersebut, jaraknya jauh dari halte yang tersedia kita akan pasang rambu-rambu," tutupnya.

(her/her)


Berita Terkait