"Sekitar 50-an perusahaan tapi saya nggak ingat begitu detil. Tapi pusatnya ya itu PT Anak Negeri," ujar Nuril saat wawancara detikcom di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2011) malam.
Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu juga memiliki uang sekitar Rp 2 triliun. Hal ini berdasarkan keterangan sopir pribadi Nazaruddin, Aan yang sempat disampaikan kepada Nuril.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Nuril, buronan KPK ini sebenarnya berasal dari keluarga yang tidak terlalu kaya raya. "Dia punya prinsip segala sesuatu bisa diselesaikan pakai uang. Dia sering bilang, tenang aja Ril, pakai duit juga beres. Dia memang punya banyak uang," terang pria yang kini sedang mengambil S2 jurusan Manajemen Pedidikan di Universitas Negeri Jakarta (UNJ) itu.
Nuril juga membantah bila perusahaan Nazaruddin juga dimilik Ketua Umum PD, Anas Urbaningrum. Menurutnya, Nazaruddin sering memanfaatkan PD dan Anas untuk kepentingannya pribadi.
"Itu nggak ada, tapi benar kalau perusahaan dia itu jadi berkembang karena dia sering membawa-bawa nama partai dan Anas untuk kepentingannya. Makanya dia bisa kaya raya begitu. Lobi-lobi pakai nama partai dan Anas, saya sih tidak pernah ikut kalau lobi-lobi, tapi saya tahu karena dia cerita," imbuh Nuril.
(ken/her)











































