Kapolda Metro: Wartawan Lebih Dahsyat dari Bom Waktu

Kapolda Metro: Wartawan Lebih Dahsyat dari Bom Waktu

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2011 23:57 WIB
Kapolda Metro: Wartawan Lebih Dahsyat dari Bom Waktu
Jakarta - Kepala Polisi Daerah Metro Jakarta Raya Irjen Untung S Radjab mengapresiasi profesi jurnalistik. Menurutnya, media massa sangat berpengaruh terhadap baik-buruknya citra seseorang.

"Saya lihat betapa dahsyatnya tulisan wartawan, lebih dahsyat dari bom waktu," ujar Untung.

Hal itu dikatakan Untung dihadapan sejumlah pimpinan media massa dan pejabat teras Polda Metro Jaya dalam acara 'Ramah Tamah Kapolda Metro Jaya dan Pimpinan Media Massa' di Restoran Saung Kuring, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (29/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia mencontohkan, bagaimana kasus Komjen Pol Susno Duadji yang diekpose media massa membuat Polri tersita waktu karena kasusnya menjadi sorotan publik.

"Semua media terus mengeksposenya, polisi jadi babak belur" kata dia disambut tawa para tamu undangan.

Ia mengatakan, tulisan suatu media bak sengatan tawon yang menyengat. Pemberitaan yang tidak menguntungkan bagi public figur dapat menjadi aib bagi si sumber berita.

"Bagaimana tulisannya ini, terkena sengatan tulisan. Martabatnya turun, anaknya nggak mau sekolah karena malu, pasti ada catatannya," kata dia.

Kapolda mengatakan, wartawan bebas menulis apa saja. Namun, kata dia, kebebasan wartawan dalam suatu pemberitaan harus berdasar kode etik jurnalistik.

"Kalau wartawan boleh apa saja menulis, tapi tentu harus sesuia kaidah dan kode etik jurnalistik dan redaktur harus lihat-lihat lagi," ungkapnya.

Ia berpesan, agar media mempunyai batasan dalam pemberitaan. "Nulis, nulis aja..tapi ada batasannya hukum dan moral," kata dia.

Kapolda menambahkan, media sangat berperan penting dalam kehidupan bernegara. Media sebagai sosial kontrol diharapkan objektif dalam pemberitaan.

"Menurut saya, semua punya ketergantungan. Polisi juga perlu media untuk menyampaikan segala kebijakan atau aturan kepada masyarakat," tutupnya.

(mei/her)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads