"Kita belum tahu memalsukan dimana, tapi prediksi kita kalau dia pakai identitas asli nomor dia kan sudah dicabut. Namanya juga sudah dicekal dan di-red notice, kalau ketahuan pasti ditangkap di negara-negara itu," kata Kabareskrim Irjen Sutarman di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (27/7/2011).
Sutarman menyatakan, Nazaruddin berada di suatu negara dan menggunakan identitas palsu untuk tinggal di sana. Menurutnya kepolisian masih menunggu hasil diplomasi dengan negara tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sutarman mengatakan, negara yang yang ditempati Nazaruddin merasa tidak ada pendatang ilegal di wilayahnya. Namun Polri yakin Nazaruddin ada di sana dengan menggunakan identitas palsu.
"Saya katakan tidak ada pendatang ilegal di negara itu, jadi dia memalsukan identitas. Tapi kita yakin betul dia ada di negara itu," katanya.
(nal/fay)











































