Ical Tak Setuju Wacana Koruptor Dimaafkan

Ical Tak Setuju Wacana Koruptor Dimaafkan

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2011 17:06 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Aburizal Bakrie atau Ical tidak setuju dengan wacana pemaafan bagi koruptor. Ical menilai koruptor bagaimana pun harus dihukum.

"Kalau koruptor harus ada penalti, ada hukuman," kata Ical di Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nely, Jakarta, Jumat (29/7/2011).

Ical menegaskan koruptor tidak bisa hanya sekedar dimaafkan saja. Harus ada hukuman. "Harus ada penaltinya, ya seperti bapak marah sama anaknya," terangnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua DPR yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Marzuki Alie mengajak semua rakyat Indonesia untuk memulai hidup baru. Memaafkan koruptor dan membenahi sistem baru transaksi keuangan serta hukuman mati bagi para koruptor.

"Seluruh koruptor dipanggil pulang suruh bawa uangnya masuk, kenakan pajak. Kita saling memaafkan seluruh Indonesia, memaafkan koruptor, semuanya dimaafkan. Tuhan saja memaafkan semua manusia. Tapi tidak boleh mengulangi lagi, kalau diulangi dihukum mati," ujar Marzuki.

(ndr/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads