Dua Satpam Tahanan Polda Kepri Mengaku Dianiaya

Pembunuhan Istri Polisi di Batam

Dua Satpam Tahanan Polda Kepri Mengaku Dianiaya

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2011 16:48 WIB
Batam - Pengacara dua satpam yang ditahan Polda Kepri atas dugaan terlibat pembunuhan Putri Mega Umboh (25) istri Kompol Mindo Tampubolon, mengaku kliennya dianiaya oknum polisi. Pengacara meminta kliennya segera dibebaskan.

Kedua satpam tersebut adalah Nurdin Harahap (30) dan Suprianto (29) yang berkerja di Perumahan Anggrek Mas III, Batam Centre, Batam tempat tinggal korban. Mereka ditangkap Polda Kepri sejak 2 Juli 2011 dan mengaku dianiaya oknum polisi.

"Mereka ini mengalami penganiyaan dipukul dengan benda tumpul. Perlakuan tidak wajar ini sudah kita laporkan ke pihak Prompam Polda Kepri. Namun sampai sekarang, belum ada tindakan nyata terkait adanya penganiayaan yang dilakukan oknum polisi selama dalam tahanan," kata Sultan Siregar kuasa hukum kedua satpam tersebut dalam perbincangan dengan detikcom, Jumat (29/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sultan menjelaskan, dalam kasus kematian Putri Megah Umboh, Nurdin dan Suprianto ikut dimintai keterangan atas pembunuhan yang diduga dilakukan Ros dan pacarnya Ujang. Usai pemeriksaan Nurdin dan Suprianto dilepas. Namun besoknya malah mereka ditangkap karena diduga terlibat.

"Klien kita dipaksa untuk mengakui pembunuhan itu. Namun BAP yang sudah mereka tanda tangani itu, belakangan mereka cabut kembali, karena sebelumnya mereka menerima perlakuan tidak manusiawi selama dalam tahanan," kata Sultan.

Kedua satpam ini dianggap terlibat berdasarkan keterangan Ros dan Ujang. Namun Sultan mengatakan Ros dan Ujang mencabut keterangan mereka. Ucapan itu rupanya atas suruhan lain yang terlibat agar kesalahan ditimpakan kepada para satpam.

"Padahal keterangan Ros dan Ujang sudah mengakui mereka disuruh melibatkan satpam-satpam apa bila tertangkap. Keduanya juga mengakui dalam kasus tersebut, kedua klien kita tidak terlibat sama sekali," kata Sultan Siregar.

Oleh karena itu Sultan mempertanyakan kenapa kliennya tetap saja ditahan. Padahal, anak-anak para satpam ini sangat membutuhkan nafkah dari ayah mereka untuk bersekolah.

"Anak-anak klien saya itu kini ada yang dipulangkan ke kampung halamannya agar bisa tetap bersekolah. Mereka ini orang susah," kata Sultan.
Β 
Sebagaimana diketahui, Putri Mega (25) anak mantan Kapoltabes Pekanbaru, James Umboh ditemukan tewas mengenaskan dengan kondisi lehernya digorok. Mayat korban ditemukan disemak-semak di kawasan dermaga Telaga Punggur. Pembantu rumah tangganya Ros dan pacarnya Ujang dijadikan tersangka karena terlibat dalam pembunuhan itu.

Namun, ketika dikonfirmasi soal dugaan keterlibatan suaminya sendiri, Mindo Tampubolon, Kabid Humas Polda Kepri, AKBP Hartoni menyebut hal itu masih diselidiki. "Itukan baru dugaan saja, belum ada kepastian mengarah ke sana. Kita masih terus melakukan proses penyelidikan dalam kasus ini," kata Hartono singkat.

(cha/fay)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads