"BNI memberikan apresiasi kepada petugas keamanan kampus atas upayanya yang berhasil menggagalkan tindak perusakan ATM," kata CEO BNI kantor Wilayah Kemayoran, Sondang Gayatri dalam siaran persnya yang diterima detikcom, Jumat (29/7/2011).
Apa penghargaannya? Dalam siaran persnya, Sondang tidak menjelaskan secara pasti. Namun atas keberhasilan petugas keamanan kampus ini, BNI mengucapkan terima kasih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini guna memantau aktivitas yang terjadi di lingkungan ATM dan boks mesin ATM juga telah didesain khusus untuk keamanan uang di dalamnya," jelasnya.
Sebelumnya, seorang mahasiswa dari sebuah universitas negeri, HI (20), bonyok dihajar massa setelah tertangkap basah membobol mesin ATM BNI di kampus tersebut. Peristiwa ini terjadi pada pukul 14.30 WIB.
Aksi HI diketahui oleh satpam sekitar kampus yang curiga dengan suara seperti besi dipukul. Satpam tersebut langsung mencari sumber suara dan diketahui dari bilik ATM BNI.
Saat aksinya diketahui oleh satpam kampus, HI langsung melarikan diri meninggalkan motornya yang diparkir tidak jauh dari ATM yang disasarnya. HI pun menjadi bulan-bulanan warga yang mengejar dan menangkapnya. Pelaku mengaku hal tersebut dilakukan untuk membayar biaya kuliah.
(gus/fay)











































