"Ya tepat. Nggak apa-apa. Nggak apa-apa," ujar Taufiq usai menghadiri peresmian lift gedung PP Muhammadiyah di kantor PP Muhammadiyah, Jl Menteng Raya, Jakarta Pusat, Jumat (29/7/2011).
Menurut Taufiq, nama-nama yang masuk dalam komite etik KPK seperti Abdullah Hehamahua, Busyro Muqoddas, dan Haryono Umar, kredibilitasnya bisa diandalkan. Taufiq juga menaruh harapan pada komite etik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak ada jalan lain selain kode etik itu. Pak Busyro secara kualitas bagus. Umar ikut di situ, Abdullah juga di situ. Saya rasa kualitas mereka bagus-bagus. Saya rasa mereka bertiga orang yang punya kredibilitas," kata suami mantan Presiden RI Megawati Soekarnoputri ini.
Terkait kesaksian ajudan dan sopir Nazaruddin tentang adanya pertemuan Chandra M Hamzah dengan petinggi Partai Demokrat pada 2008, Taufiq enggan berkomentar. Begitu juga saat ditanya apakah ajudan dan sopir Nazaruddin bisa dijadikan saksi, lagi-lagi Taufiq diam.
"Itu urusan KPK nanti. Bukan urusan saya dong. Saya nggak mau komentar, itu proses hukum," tutup Taufiq.
(nik/nrl)










































