Marzuki Tegaskan Masa Depan Demokrat di Tangan SBY

Marzuki Tegaskan Masa Depan Demokrat di Tangan SBY

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2011 14:30 WIB
Jakarta - Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie angkat bicara di tengah gonjang-ganjing internal PD yang digoyang mantan bendahara umumnya, Muhammad Nazaruddin. Marzuki menegaskan tak ada satu pun yang layak dihormati di internal PD, kecuali Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

"Ini memang serba sulit. Apapun yang saya sampaikan ini nuansa politiknya jadi kental. Jadi saya serahkan ke Ketua Dewan Pembina selaku Ketua Dewan Kehormatan PD. Saya masuk partai ini karena SBY sebagai sosok yang bersih, cerdas, visioner. Saya tidak inginkan apa-apa, saya tinggalkan jabatan saya direktur BUMN untuk berjuang bersama PD agar SBY jadi Presiden," tegas Marzuki dengan nada tegas.

Hal ini disampaikan Marzuki kepada wartawan usai salat Jumat di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (29/7/2011).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Marzuki menuturkan, SBY adalah penggagas Partai Demokrat (PD) yang layak disegani. Ia mengimbau semua elit PD untuk hormat kepada SBY, sebagaimana menghormati sejarah pendirian PD.

"Artinya semuanya saya serahkan kepada beliau selaku founding father, penggagas yang dengan citra beliau PD menjadi besar. Sejarah itu mahal. Bangsa yang besar itu bangsa yang menghormati sejarahnya. Saya tidak akan pernah lupa itu. Kalau SBY tidak berperan lagi pun mungkin saya akan berhenti juga," terangnya.

Marzuki sendiri memilih menurut dengan apapun keputusan SBY. "Saya tidak akan melakukan apa saja. Seribu persen saya loyal kepada beliau karena saya masuk karena beliau. Di partai sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina saya hanya menyampaikan usulan kepada Ketua Dewan Pembina. Apapun keputusan dewan pembina, apapun keputusan beliau kita terima dengan iklas," terang Marzuki yang mengenakan batik dan peci hitam ini.

Marzuki yakin SBY akan mengambil sikap tegas terhadap siapa pun kader PD yang bermasalah. Membersihkan kembali nama Demokrat yang kian runtuh.

"Saya sebagai Wanbin kalau saya bermasalah sebagai Wanbin saya tidak dilibatkan. PD tetap memegang komitmen partai bersih, cerdas, dan santun. Dalam operasi kita mengedepankan etika yang baik. Etika betul-betul yang dicontohkan Rasulullah," tegasnya.

(van/rdf)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini