Pasca Mogok Pilot, 2 Penerbangan Garuda Dijadwal Ulang

Pasca Mogok Pilot, 2 Penerbangan Garuda Dijadwal Ulang

- detikNews
Jumat, 29 Jul 2011 11:08 WIB
Pasca Mogok Pilot, 2 Penerbangan Garuda Dijadwal Ulang
Jakarta - Pemogokan pilot Garuda kemarin sempat membuat sejumlah jadwal penerbangan terganggu. Syukurlah, hari ini penerbangan Garuda kembali normal, meskipun ada 2 penerbangan dijadwal ulang.

"Sesuai yang saya cek ke operational center, hari ini secara umum penerbangan normal. Dari Cengkareng pagi sampai pukul 08.30 WIB ada 30 penerbangan ke berbagai kota tepat waktu," ujar VP Corporate Communication PT Garuda Indonesia, Pujobroto, saat dihubungi detikcom, Jumat (29/7/2011).

Meski demikian hari ini akan ada dua penerbangan yang dijadwalkan ulang. Penjadwalan ulang ini terkait dengan aksi mogok pilot kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ini terkait posisi pilot yang ada di daerah dan ketentuan jam terbang per hari yang tak boleh dilanggar," katanya.

Dua penerbangan yang mengalami penjadwalan ulang tersebut adalah penerbangan Garuda dari Jakarta menuju Denpasar dan dari Jakarta menuju Palembang. "Penumpang sudah kami informasikan," imbuhnya.

Aksi mogok Kamis (28/7) kemarin membuat sejumlah penerbangan Garuda terganggu. Dalam catatan Pujo, pada rentang waktu aksi mogok kemarin antara pukul 00.00 WIB hingga pukul 12.58 WIB, dari 144 penerbangan Garuda, ada 6 hingga 10 penerbangan tertunda.

"Ada juga beberapa yang dilaksanakan penggabungan dua penerbangan menjadi satu. Diubah menggunakan pesawat dari yang semula pesawat badan kecil ke pesawat yang lebih besar. Dari Boeing 737-800 menjadi air bus 330," terangnya.

Aksi mogok itu dilakukan sejumlah pilot yang bergabung dalam Asosiasi Pilot Garuda (APG). Mereka memprotes ketimpangan kesejahteraan antara pilot lokal dengan pilot asing. Setelah dilakukan pertemuan antara APG dengan Dirut Garuda, Emirsyah Satar, difasilitasi Menteri BUMN, Mustafa Abubakar, APG sepakat untuk menghentikan aksi.

"Bisa dipastikan hari ini tak ada yang mogok terbang," ujar Vice President APG, Edward Mahar, ketika dihubungi detikcom secara terpisah.


(adi/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads