"Motifnya untuk bayar kuliah," kata Kapolsektro Duren Sawit, Kompol Titik Setiowati, kepada wartawan, Kamis (28/7).
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Aksi HI tersebut tergolong nekat karena dilakukan siang bolong saat mahasiswa-mahasiwi kampus tengah melakukan proses perkuliahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Modusnya dia berpura-pura hendak mengambil uang di ATM itu. Lalu dia mencongkel tempat penyimpanan uang yang ada di sisi kanan mesin," ujar Titik. HI melakukan upaya pembobolan mesin ATM dengan menggunakan pahat dan martil.
Saat aksinya diketahui oleh satpam kampus, HI langsung melarikan diri meninggalkan motornya yang diparkir tidak jauh dari ATM yang disasarnya. HI pun menjadi bulan-bulanan warga yang mengejar dan menangkapnya.
Polisi yang mendapatkan laporan peristiwa tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian dan membawa HI ke Polrestro Duren Sawit untuk diperiksa.
"Dari penuturan pelaku dia sudah mengincar dan mempelajari targetnya selama dua hari," ujarnya.
Alasan warga Bojong Indah, Pondok Kelapa, menyasar ATM BNI Universitas Dharma Persada karena target sasarannya dekat dengan rumah. Mahasiswa semester enam Fakultas Ekonomi ini kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dia dijerat pasal 53 KUH Pidana tentang percobaan pencurian.
"Ancaman 4-5 tahun penjara," imbuh Titik.
(ahy/her)










































