Hinggal pukul 15.30 WITA, Kamis (28/7/2011), penerbangan yang dibatalkan adalah GA-438 menuju Kupang dan GA-407 tujuan Jakarta. Sedangkan yang ditunda adalah GA-409 dan GA-653 tujuan Jakarta, GA-345 tujuan Surabaya dan GA-253 menuju Yogyakarta.
Pembatalan dan penundaan tersebut membuat jengkel penumpang yang telah menunggu di terminal keberangkatan. Kericuhan berawal dari dibatalkannya penerbangan ke Kupang yang seharusnya diberangkatkan pada pukul 11.00 WITA.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak penumpang yang memilih tetap menunggu dan memaksa agar Garuda mengusahakan penerbangan pengganti untuk menerbangkan mereka ke Kupang. "Masalahnya tidak ada pesawat alternatif ke Kupang," kata petugas di pintu 17, Ari Sudana.
Upaya pihak Garuda Indonesia memberikan kompensasi akomidasi, baik penginapan dan makanan ditolak oleh penumpang. "Saya ada acara keluarga Jumat besok, karena itu tetap minta berangkat hari ini," ujar dia.
Selain pembatalan, penundaan penerbangan ke sejumlah tujuan pun membuat penumpang kecewa. Mereka menilai Garuda Indonesia tidak sigap mengatasi kemelut internal sehingga berdampak terhadap calon penumpang.
Sementara itu, pembatalan penerbangan pesawat Garuda GA 407 tujuan Jakarta berhasil diatasi. Para penumpangnya dialihkan ke penerbangan lain, yaitu GA 405 dan GA 409.
"Keberangkatan penumpang menjadi tertunda sekitar satu hingga dua jam," kata Assistan Manager Hukum dan Humas Angkasa Pura Ngurah Rai, Suprihandono.
Kini, penerbangan Garuda Indonesia ke beberapa tujuan kembali normal. Garuda Indonesia melakukan sekitar 30 penerbangan dari Bandara Ngurah Rai menuju tujuan internasional dan domestik.
(gds/lh)










































