"Kita ini sama-sama dewasa, berpolitik juga nggak kemarin sore. Jadi bertanyalah ke nurani masing-masing, apakah mulia bersikap mendua begitu? Berpolitiklah secara dewasa," kata Ketua DPP Golkar, Hajriyanto Tohari, di sela seminar 'Masa Depan Konstitusi Demokratik' di Hotel Bidakara, Pancoran, Kamis (28/7/2011).
Hajrianto mengakui tidak ada larangan bagi kader Golkar untuk menjadi pengurus ormas tertentu, justru malah sangat dianjurkan. Namun itu dalam konteks ormas yang konvensional sebagaimana lazim dipahami oleh masyarakat luas seperti selama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun khusus untuk ormas Nasdem, persoalannya menjadi berbeda. Kemiripan logo dan nama serta tokoh di baliknya memunculkan kecurigaan bahwa ada 'apa-apa' antara Nasdem dengan NasDem.
"Berpolitik itu jangan sembunyi-sembunyi. Yang terbuka saja belum tentu didukung publik, apalagi yang sembunyi-sembunyi," sindir Hajrianto.
(lh/nrl)











































