Mengaku Dipukul Satpol PP, Mahasiswa PMII Demo Balaikota

Mengaku Dipukul Satpol PP, Mahasiswa PMII Demo Balaikota

- detikNews
Kamis, 28 Jul 2011 15:16 WIB
Jakarta - Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta Timur mendemo kantor gubernur. Mereka mengaku, salah satu anggotanya kena pukul Satpol PP saat mendampingi korban penggusuran Banjir Kanal Timur (BKT).

"Kami minta Kepala Satpol PP DKI Effendi Anas, Satpol PP Jaktim Sarpu dan Walikota bertanggungjawab. Tidak hanya mahasiswa kami, tetapi para warga juga kena pukul," kata koordinator aksi, Mulyadin Permana di depan Balaikota, Jl Medan Merdeka Selatan, Kamis (28/7/2011).

Kejadian di BKT tersebut bermula saat puluhan Satpol PP mau menggusur lahan di bantaran BKT. Tetapi warga dan mahasiswa menolak lantararan persoalan ganti rugi belum selesai.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penolakan tersebut mengakibatkan adu dorong. Versi mahasiswa, Satpol PP sempat memukul warga dan melukai mahasiswa.

"Itu menunjukan Satpol PP hanya menjadi benalu bagi masyarakat," tandasnya.

Aksi di depan Balaikota ini tidak berlangsung lama, hanya sekitar 30 menit. Mereka berorasi dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan. Pendemo sempat mendorong dan hendak mendobrak pagar balaikota namun dicegah aparat kepolisian yang berjaga.

"Kita akan ke walikota Jakarta Timur dengan tuntutan yang sama," ujar para mahasiswa meninggalkan gedung Balaikota pukul 14.50 WIB.

(Ari/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads