Megawati Tak Pernah Memaksa Jadi Capres Lagi

Megawati Tak Pernah Memaksa Jadi Capres Lagi

- detikNews
Kamis, 28 Jul 2011 12:33 WIB
Manado - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri tidak pernah memaksakan diri untuk menjadi calon presiden lagi di Pilpres 2014 nanti. Pencapresan dirinya pada Pilpres 2004 dan 2009 pun berdasarkan tingkat elektabilitas dalam survei dan keputusan bulat partai.

"Dari dulu Ibu juga tidak memaksakan kehendak, saya harus ngomong jelas, Ibu Mega tidak memaksakan kehendak apakah menjadi calon presiden atau ketua umum," kata Ketua Bidang Pemuda dan Olahraga DPP PDI Perjuangan, Maruarar Sirait.

Hal itu dikatakan Maruarar di arena Rakornas III PDI Perjuangan, Hotel Sedona, Manado, Kamis (28/7/2011). Maruarar menanggapi pernyataan Megawati bahwa partai pada saatnya nanti akan membuka akses bagi siapa-siapa yang ingin mencalonkan diri.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maruarar menambahkan, Megawati juga tidak pernah membatasi kader lain untuk berkiprah mendulang dukungan politik. Namun faktanya berdasarkan survei, saat ini nama Megawati belum bisa ditanding oleh kader lainnya.

"Kalau kondisi hari ini based on survey, enggak muncul yang lain (selain Megawati-red). Ini bukan soal kemauan kita," kata Maruarar.

Maruarar mengacu pada hasil survey Indobarometer tahun lalu dengan responden umur 17-31 tahun yang menunjukkan Megawati dan Prabowo masih teratas untuk 2014.

"SBY kan enggak ikut lagi. Dari kalangan muda by survey Mega nomor satu, Prabowo nomor dua. Yang lain-lain flat," ujar anggota Komisi XI DPR ini.

Maruarar mengatakan, untuk bisa memenangkan pemilu 2014, PDIP harus bisa memelihara suara tradisional dan menambah suara kelas menengah, kalangan terpelajar, intelektual, pengawai negeri, mahasiswa dan pengusaha.

"Perlu strategi dan orang yang tepat untuk itu," ucapnya.


(lrn/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads