Temui Jafar Umar, Hamzah Tak Takut Suaranya Melorot
Senin, 28 Jun 2004 11:45 WIB
Yogyakarta - Capres Hamzah Haz tidak khawatir kunjungannya ke Jafar Umar Thalib, eks Panglima Laskar Jihad, akan mempengaruhi suaranya di pilpres mendatang.Hamzah menyatakan hal itu usai bersilaturahmi dengan santri dan pimpinan Ponpes Ihya Assunnah pimpinan Jafar Umar Thalib di Degolan, Umbulmartani, Ngemplak, Sleman, DIY, Senin (28/6/2004)."Tidak (takut). Kok radikal bagaimana? Sekarang ini dia kan sudah pindah ke ponpes. Kok dibilang radikal itu bagaimana. Kecuali kalau masih menjadi Panglima Laskar Jihad. Dan sekarang sudah tidak ada lagi laskarnya," kata Hamzah menjawab pertanyaan wartawan."Soal perolehan suara itu nanti kita serahkan pada Allah SWT, sebab salah satu akidah Islam itu hablum minallah (hubungan dengan Tuhan) dan hablum minannas (hubungan dengan sesama manusia). dan ini dalam rangka hablum minannas sehingga tidak usah takut. Masak takut dengan ustadz ini," kata Hamzah sambil menunjuk Ustadz Jafar yang ada di sampingnya, "Dunia itu bagi saya kecil. Tapi yang penting akhirat," sambungnya.Lalu bagaimana respon Jafar menerima kunjungan Hamzah? "Kunjungan ini sebagai kunjungan silaturahmi sebagaimana saat beliau berkunjung kepada saya waktu di penjara, waktu saya ditahan dulu. Dan saya menghargai betul kunjungan beliau karena dia adalah pejabat tinggi negara yang berani dekat-dekat dengan Jafar Umar Thalib," papar pria yang pernah ditahan di sel Mabes Polri karena dituduh melanggar pasal 154 KUHP (menyatakan di muka umum rasa permusuhan, kebencian, atau merendahkan Pemerintah Indonesia).Apakah Anda mendukung Hamzah? "Saya mendukung setiap pimpinan nasional yang punya rencana baik untuk kaum Muslim," jawab Jafar yang pernah menemui Hamzah pada akhir April lalu.
(nrl/)











































