"Iya saya rencananya dikonfrontir dengan Masyhuri Hasan dan dengan mantan sopir dan staf, saya nggak tahu ada yang lain mau dikonfrontir," kata Andi di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jaksel, Kamis (28/7/2011).
Politisi PD ini mengatakan, dia juga membawa surat dan dokumen terkait jabatannya di KPU. Dokumen itu nanti akan diserahkan kepada penyidik.
"Dokumen-dokumen yang hubungannya dengan orang tadi misal persuratan, dan surat yang masuk ke KPU, surat yang diperoleh sopir saya," jelas Andi yang mengenakan baju biru ini.
Andi mengaku wajar jika ada perbedaan keterangan di antara dirinya dan saksi lainnya. Karena kasus itu sudah 2 tahun lalu terjadi.
"Karena itu kan makanya dikonfrontir, keterangan kami berbeda karena itu sudah lama, 2 tahun lalu. Tanggal peristiwa kita tidak ingat masing-masing. Kalau ditanya teknis atau hal detail kita nggak ingat semua," paparnya.
Terkait ketidakhadirannya di rekonstruksi, Andi enggan menjelaskan alasannya. "Saya dengar masih ada lagi. Kalau di MK kan apa peran saya di sana. Paling di KPU dan Jak TV," tandasnya.
(ape/nrl)











































