"Kita mengimbau jangan sampai ini seperti angin," imbau kuasa hukum Anna, Hotman Paris, usai bertemu DK PD, di Gedung DPP PD, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2011).
Pertemuan tertutup antara Anna dan DK PD hanya berlangsung 30 menit. DK pun berjanji segera memproses laporan ini.
"Tadi kita diterima beberapa pengurus dari Dewan Kehormatan. Tanggapannya akan diproses. Karena menurut mereka aturan etika PD akan diproses," jelas Hotman kembali.
Hotman berharap DK PD tidak bermain-main menanggapi laporan ini. Apalagi menurutnya, SBY sebagai Ketua Dewan Pembina PD saat berpidato di Rakornas kemarin telah berjani akan membersihkan kader-kadernya yang bermasalah.
"Pelaporan hari ini sesuai pidato bapak Presiden SBY yang berjanji akan membersihkan Demokrat. Karena kami menganggap saudara Ruhut dari segi pengaduan sudah melanggar etika, hukum, moral, pidana dan perdata," bebernya.
DK berjanji proses pemeriksaan laporan ini tidak akan berlarut-larut. Bahkan menurut Hotman, PD sangat mendukung pembersihan kader yang memang terbukti bersalah.
"Janjinya segera. Bahkan mereka akan mendukung kalau memang benar pemeriksaan di Mabes, dan kita kita agar dijatuhkan sanksi. Dan mereka tanggapannya positif," bebernya.
Anna datang bersama putranya Kristian Husein Sitompul (20). Anna menyertakan berkas-berkas yang menunjukkan bahwa pernikahan mereka adalah sah.
Berkas-berkas tersebut diterima oleh Kepala Sekretariat Dewan Kehormatan PD Sumantoro Radjiman. Sebelum ke DPP PD, Anna terlebih dulu sudah melaporkan Ruhut ke Badan Kehormatan DPR.
"Kami terima pengaduan ini sesuai prosedur. Akan disampaikan ke Dewan Pembina dan akan kami sikapi dan dibahas di Dewan Kehormatan sesuai AD/ART," tambahnya.
Ruhut Sitompul menyangkal pernah menikahi Anna. Menurutnya, dia hanya menikahi istrinya yang sekarang yaitu Diana.
(lia/mad)











































