Warga Jakarta Diminta Waspadai Aksi Pencurian Kendaraan Jelang Ramadhan

Warga Jakarta Diminta Waspadai Aksi Pencurian Kendaraan Jelang Ramadhan

- detikNews
Rabu, 27 Jul 2011 17:31 WIB
Jakarta - Kepolisian Daerah Metro Jakarta Raya mengimbau masyarakat untuk mewaspadai aksi pencurian kendaraan bermotor. Kejahatan tersebut diprediksi meningkat menjelang dan selama Ramadhan.

"Kita mengimbau masyarakat untuk mewaspadai semua aksi kejahatan, termasuk pencurian kendaraan bermotor," kata Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Heri Rudolf Nahak kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (27/7/2011).

Sementara Kasubdit Ranmor Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Suyudi Ario Seto mengatakan, tren pencurian kendaraan bermotor diprediksi meningkat jelang puasa ini. Masyarakat diimbau lebih berhati-hati memarkirkan kendaraannya pada jam-jam rawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Misalnya menjelang buka puasa dan sahur, kerawanan pada jam-jam segitu biasanya meningkat," kata Suyudi.

Seperti yang baru-baru ini ditangkap jajaran Polda Metro Jaya. Sedikitnya 19 mobil dan 25 motor hasil pencurian dan penggelapan disita petugas selama 1 bulan, menjelang Ramadhan ini.

"Modus yang dilakukan ada yang pencurian, penggelapan dan belokan sopir," kata Suyudi.

Puluhan kendaraan tersebut disita dari belasan tersangka. Suyudi menjelaskan, modus pencurian bermotor dilakukan dengan mencongkel kunci kendaraan. Untuk motor, para pelaku menggunakan kunci letter T.

"Ada juga yang melakukan perampasan dengan cara menabrak kendaraan korban," ujarnya.

Modus lain dilakukan dengan berpura-pura menjadi sopir pribadi. Setelah satu minggu bekerja, sopir tersebut menggelapkan kendaraan majikannya dan menjualnya ke penadah.

"Modus ini biasa kita sebut sopir belokan," katanya.

Para pelaku, juga menyewa dari rental mobil. Setelah mobil disewa, dipindahtangankan dengan cara dijual ke penadah. "Ada juga mobil leasing yang belum lunas, dijual kembali ke pihak ketiga," katanya.

Beberapa di antaranya melakukan perampasan mobil dengan membius korban lebih dulu. "Modus ini perlu diwaspadai," ujar dia.

Puluhan motor dan mobil kini dipajang di Polda Metro Jaya. Bagi masyarakat yang pernah menjadi korban pencurian kendaraan bermotor, dapat mengecek kendaraannya di Mapolda Metro Jaya.

"Gratis, tanpa biaya," kata dia.

Masyarakat yang pernah menjadi korban cukup membawa bukti-bukti surat kelengkapan kendaraannya. Nanti, petugas akan mencocokkan dengan kendaraan yang ada.

(mei/ndr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini