"Waktu pertama kali dia ada masalah, saya telepon langsung Anas. Tetapi, menurutnya, nggak ada masalah. Kalau pun ada dia bilang ke saya. Namanya politik kan biasa ada masalah," kata Akbar.
Hal ini disampaikan Akbar usai diskusi "Evaluasi di bidang ekonomi dan politik tahun 2011" di Akbar Institute, Jalan Pancoran Indah, Jakarta Selatan, Rabu (27/7/2011).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Politisi Golkar yang handal ini berpendapat, Anas sebagai warga negara Indonesia berhak memberikan tanggapan atas yang dituduhkan Nazaruddin kepadanya.
"Dia juga sudah mengadu ke pihak polisi. Dengan demikian, dia mengakui ingin menyelesaikan masalah secara hukum. Ya sebaiknya kita persilakan saja," kata eks Ketua DPR ini.
Dikatakan dia, sebagai salah satu alumni HMI, Anas berpolitik cukup santun. "Dalam menanggapi tudingan, dia juga bersikap santun," kata Akbar dengan gayanya yang kalem.
(aan/nrl)











































