"Dari mulai rekam biodata sampai selesai hanya memakan waktu 2 menit 11 detik, padahal perkiraan kita mencapai waktu 4 menitan. Dengan waktu lebih cepat, diharapkan per hari data yang masuk ke program bisa sekitar 300 orang," kata Dirjen Penduduk dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kemendagri Irman di Kelurahan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (27/7/2011).
Warga yang hendak membuat e-KTP akan mendapatkan surat panggilan ke kelurahan. Kemudian warga akan mencocokkan biodata yang ada. Jika biodatanya cocok, maka akan dilanjutkan dengan pembubuhan tanda tangan, pengambilan sidik jari dan foto. Foto yang diambil bukan hanya mengambil wajah warga, namun juga retina matanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sesuai jadwal, perangkat e-KTP akan didistribusikan ke 267 kelurahan yang ada di Jakarta. Ada 707 perangkat komputer yang akan dikirim dan setiap kelurahan dapat 2 komputer. Paling lambat pukul 13.00 WIB, Kamis (28/7/2011), seluruh komputer harus sudah terdistribusi.
"Sedangkan untuk daerah, komputer harus terdistribusi besok. Pemasangan jaringan pada 31 Juli dijadwalkan beres karena pada 1 Agustus di seluruh Indonesia akan dimulai," kata dia.
(nal/asy)











































