Gerilyawan Irak Sandera Marinir AS dan Warga Pakistan

Gerilyawan Irak Sandera Marinir AS dan Warga Pakistan

- detikNews
Senin, 28 Jun 2004 10:38 WIB
Jakarta - Aksi penculikan di Irak terus terjadi. Seorang Marinir AS dan seorang supir asal Pakistan diculik gerilyawan Irak dan diancam akan dibunuh. Penculik mengancam akan memenggal kedua sandera jika tahanan-tahanan Irak tidak dibebaskan.Demikian seperti dilansir AFP, Senin (28/6/2004). Penculikan ini sepertinya dilakukan oleh dua kelompok yang berbeda. Ini merupakan insiden terbaru di Irak menjelang penyerahan kekuasaan ke pemerintah interim Irak pada 30 Juni mendatang.Stasiun televisi Al-Jazeera melaporkan, sebuah kelompok yang menamakan diri Gerakan Respons Islam, sayap keamanan "Brigade Revolusi 1920", telah menyandera seorang Marinir AS setelah menculiknya dari sebuah pangkalan AS.Sejauh ini belum ada statemen dari militer AS di ibukota Baghdad menyangkut penculikan Marinir AS yang diidentifikasi sebagai Wassef Ali Hassoun, yang dikatakan Al-Jazeera sebagai pria keturunan Pakistan. Menurut televisi Arab itu, kelompok penculik mengancam akan memenggal Hassoun jika tuntutan mereka tidak dipenuhi. Namun mereka tidak menetapkan deadline atas ancaman tersebut.Sebelumnya, televisi Al-Arabiya menayangkan rekaman video dari satu kelompok tidak dikenal di Irak, yang mengatakan bahwa mereka telah menawan seorang warga Pakistan yang membawa kartu identitas untuk perusahaan kontraktor AS, Kellogg, Brown and Root, yang bekerja dengan militer AS. Menurut kantor berita AFP, sandera tersebut bernama Yousf Amjid. Penculik juga mengancam akan memenggal tawanan itu jika tahanan Irak tidak dibebaskan. Mereka menetapkan tenggat waktu tiga hari. (ita/)


Berita Terkait