Jika Pensiun dari Presiden, SBY Ingin Jadi Futurolog

Jika Pensiun dari Presiden, SBY Ingin Jadi Futurolog

- detikNews
Rabu, 27 Jul 2011 12:34 WIB
Jakarta - Di dalam kesehariannya mengelola negara, Presiden SBY merasa tak ubahnya sebagai seorang futurolog. Dia pun berpikir mungkin akan dia akan jadi futurolog setelah masa jabatannya berakhir kelak.

Ini dia sampaikan saat menerima para narasumber International Conference on Futurology. Acara pertemuan berlangsung di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (27/7/2011). Seriuskah SBY? Yang jelas, pernyataan SBY itu disambut tawa para tamunya.

"Setelah masa tugas saya sebagai presiden berakhir, mungkin saya menekuni bidang yang menantang  ini dan bergabung dengan saudara sekalian sebagai futurolog," ujar SBY.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para futurolog yang Presiden SBY temui siang ini adalah Prof Donald K Emmerson, Prof Thomas Fingar, DR George Friedman, James Canton, Robert D Kaplan, Roger Beachy dan Zubaid Ahmad.

Sebelumnya dia mepaparkan, di dalam tugas sehari-hari mengelola negara, sebagian besar waktunya digunakan membuat rencana dan strategi langkah kebijakan untuk pekan depan, tahun depan dan 10 tahun lagi. Semuanya berdasarkan data perkembangan yang ada saat ini.

Menurut dia, ini tidak jauh beda dengan yang dilakukan futurolog. Yaitu melakukan prediksi mengenai perkembangan di berbagai bidang kehidupan yang didasarkan hasil penelitian tentang perkembangan dan kecenderungan di masa kini.

"Riset Anda tentang transformasi besar Indonesia amat relevan. Kami sedang berproses untuk menumbuhkan demokrasi dan desentralisasi dalam era reformasi sejak krisis 13 tahun silam," papar SBY.

Pemerintah saat ini telah menetapkan visi Indonesia 2030 dan 2050. Pada 10 hingga 20 tahun ke depan, Indonesia menjadi negara dengan ekonomi yang kuat, demokrasi yang baik, stabilitas keamanan dan kesejahteraan yang merata ke seluruh rakyat.

Semua target tersebut diyakini bisa Indonesia raih. Namun tentu tidak mengabaikan perkembangan nasional dan internasional yang dinamikannya kerap tidak terduga. "Di dalam konteks ini kami butuh pandangan Anda sekalian," imbuh SBY.

Sejumlah menteri hadir di dalam pertemuan ini. Antara lain Menko Perekonomian, Menko Polhukam, Mensesneg, Menlu, Menhan, Mendiknas, Mendag, Kepala Bappenas dan Kepala BPKM.


(lh/asy)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini