Rombongan DPR Diberangkatkan dengan Pesawat yang Sama Pagi Ini

Pesawat Garuda Rusak di Manado

Rombongan DPR Diberangkatkan dengan Pesawat yang Sama Pagi Ini

- detikNews
Rabu, 27 Jul 2011 03:11 WIB
Rombongan DPR Diberangkatkan dengan Pesawat yang Sama Pagi Ini
Jakarta - Pesawat Garuda Indonesia jurusan Manado-Jakarta yang ditumpangi anggota Komisi I DPR mengalami gangguan di sistem fuel pump sehingga harus ditunda keberangkatannya. Pesawat Garuda GA 601 tersebut baru bisa berangkat pagi ini pukul 06.20 WITA, setelah perbaikan.

"Malam ini dilakukan penggantian. Rencananya (GA 601) berangkat pukul 06.20 WITA," ujar VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto kepada detikcom, Selasa (26/7/2011).

Garuda meminta maaf kepada para penumpang yang terganggu jadwal penerbangan dan agendanya.
Saat ini, lanjut Pujo, sebagai bentuk tanggung jawab, para penumpang sudah diinapkan di Hotel Novotel Manado.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita mohon maaf atas apa yang terjadi, karena ini menyangkut gangguan. Karena ada perbaikan kita lakukan dulu karena menyangkut safety. Tentunya kita upayakan sebaiknya kepada penmumpang," jelasnya.

Sebelumnya rombongan kunjungan kerja Komisi I DPR yang baru pulang dari Ternate mengeluhkan pesawat Garuda GA 601 yang rusak dan harus ditunda penerbangannya. Rombongan Komisi I ini bertolak dari Bandara Sultan Babullah Ternate pada pukul 13.00 WIT. Pesawat kemudian mendarat dengan selamat di Bandara Sam Ratulangi 1 jam kemudian.

"Kami empat orang rombongan Komisi I DPR yaitu, Pak TB Hasanuddin, Ibu Lily Wahid, Pak Helmy dan saya terdampar di Manado setelah pulang dari kunker di Ternate," ujar anggota Komisi I DPR dari FPAN, Teguh Juwarno, kepada detikcom, Selasa (26/7/2011).

Rombongan Komisi I yang selesai melakukan kunjungan kerja mengecek kesiapan militer di Ternate meminta agar Garuda Indonesia mengirimkan pesawat baru. Bersama rombongan mereka, ada seratusan penumpang lain yang terdampar di Manado.

"Informasi yang kami terima kerusakannya cukup parah dan kelihatannya pesawat ini akan digunakan kembali untuk terbang ke Jakarta besok pagi. Penumpang meminta didatangkan pesawat yang sehat karena perbaikan besar hanya bisa dilakukan di Jakarta," pintanya.

(mpr/van)


Berita Terkait