Keterangan yang diperoleh menyebutkan, peristiwa bunuh diri terjadi usai Doli bertengkar dengan isterinya, T. Tarigan di kediaman mertuanya di Jl. Iskandar Muda, Medan, sekitar pukul 19.00 WIB. Doli menembak kepalanya sendiri menggunakan pistol hingga peluru menembus kening bagian kanan.
Pihak keluarga sempat melarikan Doli ke Rumah Sakit Umum (RSU) Herna, Jl. Hayam Wuruk, Medan. Naas, nyawanya tidak tertolong lagi. Guna kepentingan otopsi, jenazahnya kemudian dibawa ke RSU Pirngadi Medan, Selasa malam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dugaan sementara, tewas karena bunuh diri. Tim forensik masih bekerja memeriksa jenazah korban," kata Agus.
Dugaan tersebut diperkuat dengan ditemukannya surat yang ditulis Doli sesaat sebelum melakukan bunuh diri. Surat tersebut berisi kalimat, "Abang masih mencintai kamu, Dek dan Ezer."
(rul/van)











































