"Tidak diproses, kita hanya ambil keterangannya saja. Kalau sudah selesai kita pulangkan," ujar Kepala Polsek Kemang Kompol Paul Djeke saat dihubungi detikcom, Selasa (26/7/2011).
Aparat Polsek Kemang juga telah memeriksa surat-surat kepemilikan airsoft gun yang dimiliki Guntur. Airsoft gun yang dimiliki Guntur dinyatakan legal.
"Dia bawa dan tunjukkan surat-surat izin kepemilikan airsoft gun," katanya.
Paul mengatakan, Guntur memiliki senjata tersebut untuk keperluan olahraga menembak. Guntur juga tercatat sebagai ketua sebuah klub menembak.
"Dia memang suka mengikuti olahraga menembak dan dia menjadi ketua di sebuah klub menembak," katanya.
Hingga berita ini dimuat, Guntur masih di Polsek Kemang. Namun, itu dilakukan karena mobilnya masih diperbaiki montir.
"Dia sedang menunggu mobilnya yang lagi diperbaiki," tutup Paul.
Warga Kampung Jampang RT 3/5, Desa Jampang, KecamatanKemang, Kabupaten Bogor dihebohkan dengan parkirnya mobil Pajero B 1090 WLO berwarna hijau silver tersebut. Mobil tersebut sudah diparkir sejak Senin (25/7) kemarin.
Kecurigaan warga bukan tanpa sebab. Warga curiga dengan mobil tersebut karena di dalamnya ternyata terdapat sebuah pistol. Pistol itu digantung di belakang jok sopir.
Kejadian ini sempat membuat polisi menerjunkan tim Gegana. Kaca mobil bagian kiri dan kanan rusak setelah petugas men-disrupter-nya.
Namun, setelah satu jam pemeriksaan, di dalam mobil tersebut tidak ada apa-apa, selain senjata api. Petugas kemudian menderek mobil tersebut ke Polsek Kemang setelah sang pemilik datang.
Guntur, warga Jl Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan datang saat petugas memeriksa mobilnya. Kepada petugas, Guntur menjelaskan jika ia terpaksa memarkirkan mobilnya di lokasi karena mogok saat hendak melakukan perjalanan ke Sukabumi, Jawa Barat, Senin (25/7) kemarin.
(mei/van)











































