Namun belum sampai mahasiswa yang loncat pagar hendak menuju tiang bendera di tengah halaman, 2 anggota TNI AD yang menjaga Gadung Agung langsung menghadang dan mendorong untuk segera keluar. Begitu mengetahui temannya di dorong keluar oleh penjaga, beberapa rekannya langsung bereaksi.
Massa yang berada di luar pagar ada yang ingin ikut masuk dan naik pagar. Namun oleh aparat kepolisian yang berjaga di luar pagar langsung ditarik turun. Akibatnya antara mahasiswa dan aparat nyaris bentrok dan sudah saling dorong. Beberapa pendemo sempat dihalau agar menjauh dari pagar Gedung Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pemerintahan SBY-Boediono gagal mewujudkan kesejahteraan dan keadilan sosial bagi rakyat," kata Abdul Khalik koordinator aksi saat berorasi.
Mereka juga menyatakan muak terhadap tingkah laku para elit politik yang sudah tidak memperhatikan nasib rakyat. Elit politik justru dituding telah menguras dan memeras rakyat dengan menggerogoti kekayaan negara.
"Kami juga menolak RUU Intelijen, Usut tuntas kasus pelanggaran HAM, adili aktor skandal Century, tolak komersialisasi pendidikan," katanya.
Saat peserta aksi membubarkan diri, aparat kepolisian terus mengawal mereka dengan ketat.
(bgs/lh)











































