"Ini seperti maling kok malah ditanggap. Kok enak sekali," ujar Arie kepada detikcom, Senin (25/7/2011) malam.
Arie khawatir jika terus diberi panggung, lama-lama pencuri bisa jadi pahlawan. Dia menilai Nazaruddin berusaha membalikan substansi masalah lewat sensasi pernyataannya.
"Jangan diberi panggung. Lewat BBM, lewat Skype atau yang lainnya. Ini bisa menghipnosis publik dan menyimpang dari substansi masalah yang sebenarnya," kritik Arie.
Arie menegaskan Nazaruddin sama sekali tidak layak dikatakan whistleblower. Menurutnya seorang whistleblower harus menjalani proses hukum dan memberikan keterangan sesuai dengan aturan hukum. Bukan dengan cara lari dan terus mengoceh di pelarian.
"Nazaruddin kan tidak seperti itu. Dia tidak gentle. Dia lari. Ini berbeda dengan Agus Condro atau Susno Duadji yang menjadi whistleblower," tegas dia.
(rdf/nvc)











































