"Dalam Rakornas kemarin, Anas memang berhasil mengamankan posisinya. Tapi kedudukannya belum betul-betul aman," ujar pengamat politik Charta Politika, Arya Fernandes kepada detikcom, Senin (22/7/2011).
Arya menjelaskan Rakornas bisa berjalan lancar tanpa KLB karena sebelumnya SBY sebagai Ketua Dewan Pembina telah lebih dulu mewanti-wanti agar tidak ada KLB. Hal ini terjadi bukan karena loyalitas kader Demokrat kepada Anas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi saat ini Nazaruddin masih belum tertangkap. Diyakini masih banyak ocehan Nazaruddin yang akan menuding Anas. Hal ini menjadi salah satu ancaman juga untuk Anas.
Menurut Arya, setelah Anas mengamankan posisinya, langkah awal adalah menggeser kader-kader yang dinilai tidak loyal. Secara pelan-pelan Anas akan membersihkan kader yang berseberangan dengan dirinya.
"Termasuk dari kubu Marzuki Alie dan Andi Mallarangeng, jika mereka tidak segera merapat pada Anas," tutup Arya.
(rdf/nvc)










































