Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 62,9 Persen

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Turun 62,9 Persen

- detikNews
Senin, 25 Jul 2011 22:32 WIB
Jakarta - Korban tewas dalam kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Patuh Jaya 2011 yang digelar sejak 11-24 Juli lalu mengalami penurunan dibanding 14 hari sebelum pelaksanaan operasi. Jumlah korban tewas menurun cukup signifikan hingga 62,9 persen.

"Untuk kecelakaan lalu lintas, dari data terlihat adanya tren penurunan dibanding 14 hari sebelum operasi. Penurunannya mencapai 62,9 persen," ujar Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya AKBP Tomex Kurniawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (25/7/2011).

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mencatat, selama pelaksanaan operasi, angka kecelakaan mencapai 221 kasus. Dari sekian kasus, korban kecelakaan mencapai 243 kasus dengan rincian 23 orang meninggal dunia, 59 orang luka berat dan 161 orang luka ringan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sementara pada 14 hari sebelum pelaksanaan operasi, angka kecelakaan mencapai 295 kasus," terangnya.

Dari 295 kasus itu, korban kecelakaan mencapai 444 orang. Dimana dari jumlah tersebut sebanyak 62 orang meninggal dunia, 111 orang luka berat dan 219 orang lainnya mengalami luka ringan.

Sementara itu, jumlah pelanggaran selama operasi mencapai 100.093 kasus. Jumlah pelanggaran ini meningkat 183,2 persen dibanding 14 hari sebelum operasi dengan jumlah pelanggaran mencapai 35.343 kasus.

"Peningkatan ini dikarenakan pada saat operasi, polisi lebih aktif dalam melakukan penegakan hukum dan jumlah personel yang dilibatkan dalam operasi lebih banyak," lanjut Tomex.

Sedangkan pada hari-hari biasa, ujarnya, penindakan hukum atas pelanggaran lalu lintas tidak seoptimal saat operasi. Dan tentunya, jumlah petugas yang bertugas pada hari biasa lebih sedikit.

Penurunan angka kecelakaan pada pelaksanaan operasi tahun ini juga terlihat cukup signifikan bila dibandingkan dengan pelaksanaan operasi pada tahun 2010 lalu. Jumlah kecelakaan pada saat operasi tahun 2010 mencapai 248 kasus.

"Ini menurun 14,9 persen, dibanding tahun ini yang hanya mencapai 211 kasus," sambungnya.

Sementara korban tewas saat pelaksanaan operasi tahun 2010 mencapai 38 orang. Angka ini menurun 39,4 persen dibanding tahun 2011 yang hanya mencapai 23 korban tewas.

Begitu juga dengan korban luka berat yang mencapai 71 orang pada saat operasi di tahun 2010. Angka itu menurun hingga 16,9 persen pada 2011 dengan jumlah korban luka berat 59 orang.

"Korban luka ringan pada operasi tahun 2010 mencapai 204 orang dan pada operasi 2011 mencapai 161 orang atau turun 21 persen," kata dia.

Tomex berharap, ketertiban pengendara saat berlalu lintas terus berlanjut, tidak hanya saat adanya operasi. "Masyarakat jangan hanya patuh saat ada operasi saja, tapi biasakan setiap hari," tutupnya.

(mei/nvc)


Berita Terkait