'Nyadran' Jelang Ramadan, Pasutri Tewas Tertabrak KA

'Nyadran' Jelang Ramadan, Pasutri Tewas Tertabrak KA

- detikNews
Senin, 25 Jul 2011 21:12 WIB
Purworejo - Jalur kereta api di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah memakan korban jiwa. Sepasang suami istri, Sudirman (60) dan Maryam (56) tewas seketika setelah tertabrak Kereta Api (KA) Prambanan Ekspres (Prameks), Senin (25/7/2011).

Pasangan suami istri yang merupakan warga Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, Purworejo ini berniat melakukan ritual 'nyadran' (ziarah kubur) di makam leluhurnya menjelang bulan suci ramadan yang merupakan budaya warga setempat. Namun naas, keduanya tewas dalam perjalanan ke makam.

Kecelakaan tragis itu terjadi di perlintasan kereta tanpa palang pintu di Dusun Sambitawang, Desa Tegalkuning, Kecamatan Banyuurip. Pasutri naas itu mengalami luka sangat parah di beberapa bagian tubuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepala Desa Sumbersari Heri Dwidoyo kepada detikcom menceritakan, kecelakaan bermula saat korban yang mengendarai sepeda motor bernopol AA 5241 FC bermaksud pergi ke rumah saudaranya. Rumah saudaranya tersebut berada sebelah desa yang berseberangan dengan rel kereta api, tepatnya Desa Tegalkuning, Kecamatan Banyuurip.

"Keduanya mau 'nyadran' (ziarah kubur). Kan kebetulan makam leluhurnya di Desa Tegalkuning yang berada di seberang rel kereta api. Takdir Tuhan berkehendak lain. Ternyata keberangkatan 'nyadran' itu menjadi jalan menghadap Yang Maha Kuasa," tutur Heri.

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi di tempat kejadian kecelakaan, korban berboncengan melaju dari arah selatan dengan kecepatan sedang. Pada saat yang sama sebuah rangkaian kereta api Prameks sekitar pukul 16.00 WIB melaju dari arah barat Stasiun Kutoarjo menuju Yogyakarta dengan kecepatan tinggi.

Sebelum di perlintasan tanpa palang pintu tersebut, korban menyalip sebuah sepeda motor dan langsung menyeberang jalur rel. Diduga karena tergesa-gesa, korban tidak sempat melihat keberadaan kereta Prameks melaju dari arah barat dengan kencang.

Korban akhirnya tertabrak KA Prameks dan terseret sejauh kurang lebih sepanjang 200 meter ke arah timur. Seketika itu juga kedua korban meninggal di lokasi kejadian dengan kondisi luka yang sangat parah di seluruh bagian tubuhnya.

Saat ditemukan, korban laki-laki dan perempuan terpisah sejauh sekitar 20 meter. Sedangkan kondisi sepeda motornya juga rusak parah dan ringsek akibat ikut terseret oleh kereta api.

KA Pramek itu akhirnya berhenti karena mengalami kerusakan dan tidak bisa melanjutkan perjalanan. Selanjutnya, kereta beserta penumpangnya ditarik kembali ke stasiun Kutoarjo untuk diganti lokomotifnya. Kasus kecelakaan tragis ini tengah diselidiki oleh aparat Polres Purworejo, Jateng.

(nvc/rdf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads