Masyhuri Lakukan 19 Adegan di Kantor Jak TV

Rekonstruksi Surat Palsu MK

Masyhuri Lakukan 19 Adegan di Kantor Jak TV

- detikNews
Senin, 25 Jul 2011 20:54 WIB
Masyhuri Lakukan 19 Adegan di Kantor Jak TV
Jakarta - Tersangka kasus surat palsu MK, Masyhuri Hasan menjalani 19 adegan dalam pra rekonstruksi di kantor Jak TV. Masyhuri mengaku sempat bertemu Andi Nurpati sebelum menyerahkan surat palsu MK ke sopir Andi di parkiran.

"Masyhuri dan Nalom datang ke KPU. Tapi di sana tidak ada orang. Lalu mereka menemui Zaenal (mantan panitera pengganti MK). Zaenal mengatakan temui bu Andi di JakTV," kata pengacara Masyhuri, Edwin Partogi kepada wartawan di lokasi pra rekonstruksi di kantor Jak TV, SCBD, Senayan, Jakarta, Senin (25/7/2011).

Edwin mengatakan, adegan pra rekonstruksi ini merupakan lanjutan dari pra rekonstruksi di kantor KPU. Saat tiba di kantor Jak TV, Masyhuri ditemani Nallom Kurniawan (staf panitera MK).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah memarkir mobil, keduanya segera masuk ke sebuah ruang tunggu di dalam Gedung JakTV. Edwin mengatakan kliennya bersama Nalom menyerahkan surat MK bernomor 112 dan 113 kepada Andi Nurpati. Namun, Andi menolaknya dengan alasan, "Saya bukan staf," ujar Edwin menirukan Andi.

Masyhuri kemudian menemui supir Andi bernama Aryo. Dia menemui pria itu di pos satpam Jak TV yang ada di samping Gedung Security Artha, SCBD, Jakarta.

Mantan Juru Panggil MK ini menepuk bahu kanan Aryo saat di pos seraya berkata, "Supirnya Bu Andi ya?"

Adegan dilanjutkan dengan proses serah terima surat. Versi mantan juru panggil MK itu, penandatanganan surat serah terima dokumen dilakukan di mobil Andi. Sementara, versi Aryo, penandatanganannya dilakukan di dalam pos.

Setelah surat berpindah tangan, Aryo meletakkannya di kursi penumpang yang ada di depan. Saat Andi masuk ke mobil, Aryo pun menyerahkan surat pesanan Masyhuri. Namun, Andi menyuruhnya meletakkan kembali ke posisi semula.

(ape/nvc)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini