"Dia (Wardatul Asriah-red) berjuang sendiri, bukan karena saya Ketum dan posisi menteri," bantah Suryadharma kepada wartawan seusai konferensi pers Pengumuman Susunan DPP PPP Masa Bakti 2011-2016 di Kantor DPP PPP, Jl Diponegoro, Jakarta Pusat, Senin (25/7/2011).
Kendati demikian, Suryadharma memahami bahwa terpilihnya sang istri sebagai salah satu Ketua DPP PPP memang mengundang perdebatan bagi sejumlah kalangan. Dia menilai, politik nepotisme sudah tak terjadi lagi di era reformasi ini.
"Pada masa reformasi tidak ada seorang pun anggota DPR yang berlatar belakang keluarga dikasih posisi. Kalau di masa Orde Baru masih mungkin ya," tuturnya.
Menurut Suryadharma, hal ini harus dipandang secara bijak. Dia menegaskan bahwa tidak ada politik nepotisme dalam terpilihnya sang istri sebagai pengurus DPP tersebut.
"Jangan sampai karena faktor ini, apa yang dilakukan dia menjadi dianggap sebagai kegiatan nepotisme. Beliau terpilih sebagai Ketua di PPP juga karena karirnya," jelas Suryadharma.
Lebih lanjut, Suryadharma menegaskan bahwa Wardatul memiliki rekam jejak yang layak diperhitungkan. Sebelumnya, kata Suryadharma, sang istri merupakan mantan anggota DPRD Kabupaten Bekasi dan mantan Sekretaris Cabang PPP Kabupaten Bekasi.
"Kemudian sekarang menjadi anggota DPR RI dari dapil Bekasi, Karawang dan Purwakarta, dengan suara yang tidak sedikit. Tidak khawatir saya dengan anggapan orang. Kalau tidak percaya silakan teliti track record dia," tegasnya.
Sementara itu, terkait dengan nama-nama pengurus PPP yang baru saja diumumkan, Suryadharma enggan mengomentari tidak terpilihnya nama Muchdi Pr. Padahal sebelumnya nama Muchdi Pr sempat mencuat saat pemilihan calon ketua umum PPP dalam Muktamar VII PPP.
"Ah kamu menggoda saya," kilah Suryadharma.
Susunan pengurus yang baru di Dewan Pengurus Pusat (DPP) PPP masa bakti 2011-2016 telah terbentuk. Susunan tersebut terdiri dari 1 Ketum, 4 Waketum, 23 Ketua-ketua, 1 Sekjen, 23 Wakil Sekjen, 1 Bendahara Umum dan 2 Wakil Bendahara Umum. Dalam susunan kepengurusan ini, kuota 30 persen perempuan telah dipenuhi partai berlambang Ka'bah ini.
(nvc/nrl)











































